Cara memulai percakapan di aplikasi kencan

Memulai percakapan di aplikasi kencan mungkin tampak sederhana, tetapi banyak orang merasa gugup ketika harus mengirim pesan pertama. Ketakutan terlihat canggung, mengganggu, atau berulang-ulang menyebabkan banyak kecocokan berakhir tanpa interaksi. Kabar baiknya adalah memulai percakapan tidak harus rumit. Dengan memperhatikan profil orang lain, rasa hormat, dan naturalitas, Anda dapat menciptakan kontak pertama yang lebih menarik.

Aplikasi kencan mendekatkan orang, tetapi percakapan tetap bergantung pada komunikasi antar manusia. Awal yang baik tidak menjamin hubungan, tetapi meningkatkan peluang terjadinya percakapan yang menyenangkan. Rahasianya adalah menghindari pesan yang terlalu umum dan menunjukkan minat yang tulus tanpa berlebihan.

Iklan

Baca profilnya sebelum mengirim pesan.

Sebelum menulis apa pun, lihat profil orang tersebut. Periksa foto, deskripsi, minat, musik, hobi, kota, profesi, atau detail lain yang mereka pilih untuk ditampilkan.

Iklan

Informasi ini membantu menciptakan pembukaan yang lebih personal. Alih-alih hanya mengatakan "hai" atau "apa kabar?", Anda dapat mengomentari sesuatu yang spesifik. Misalnya, jika orang tersebut menyebutkan bahwa mereka suka bepergian, Anda dapat bertanya tentang destinasi favorit mereka. Jika mereka datang bersama anjing, Anda dapat memberikan komentar ringan tentang hewan peliharaan.

Membaca profil seseorang menunjukkan perhatian. Orang tersebut menyadari bahwa Anda tidak mengirim pesan yang sama kepada semua orang.

Hindari pesan yang terlalu umum.

Pesan seperti "hai," "hei," atau "apa kabar?" memang tidak salah, tetapi bisa jadi kurang menarik. Di aplikasi kencan, banyak orang menerima pesan serupa. Oleh karena itu, pembukaan yang sedikit lebih kreatif dapat membuat perbedaan besar.

Anda tidak perlu menulis sesuatu yang rumit. Kalimat sederhana namun personal sudah cukup membantu. Misalnya: "Saya melihat Anda suka mendaki. Pendakian terindah apa yang pernah Anda lakukan?" atau "Saya suka deskripsi Anda tentang film. Apakah Anda lebih suka film thriller atau komedi?"“

Jenis pesan ini mempermudah respons karena memberikan topik untuk melanjutkan percakapan.

Ajukan pertanyaan terbuka.

Pertanyaan terbuka adalah pertanyaan yang tidak dapat dijawab hanya dengan "ya" atau "tidak." Pertanyaan-pertanyaan ini membantu kelancaran percakapan.

Alih-alih bertanya “Apakah kamu suka musik?”, cobalah “Artis mana yang paling sering kamu dengarkan akhir-akhir ini?”. Alih-alih “Apakah kamu suka bepergian?”, tanyakan “Perjalanan mana yang ingin kamu lakukan lagi?”. Alih-alih “Apakah kamu suka keluar rumah?”, tanyakan “Apa kegiatan favoritmu di akhir pekan?”

Pertanyaan terbuka mengajak orang tersebut untuk berbagi sesuatu tentang diri mereka. Hal ini membuat percakapan lebih alami dan tidak seperti wawancara.

Gunakan humor dengan hati-hati.

Humor bisa menjadi cara yang bagus untuk mencairkan suasana, tetapi perlu digunakan dengan bijak. Lelucon yang menyinggung, komentar tentang penampilan, ironi yang berlebihan, atau rayuan gombal yang dilebih-lebihkan dapat memberikan kesan buruk.

Humor terbaik adalah humor yang ringan, sederhana, dan penuh hormat. Bisa berupa lelucon tentang sesuatu di profil, pertanyaan lucu, atau komentar santai. Misalnya: "Saya ingin tahu: apakah foto pantai itu spontan atau hasil pemotretan profesional?" atau "Bio Anda membuat saya memiliki pertanyaan penting: apakah pizza manis bisa diterima atau merupakan kejahatan gastronomi?"“

Idenya adalah untuk menciptakan suasana yang riang, bukan untuk menimbulkan rasa malu.

Hindari pujian yang hanya bersifat fisik.

Memberi pujian pada penampilan seseorang mungkin tampak wajar di aplikasi kencan, tetapi memulai percakapan hanya dengan komentar fisik dapat terdengar dangkal atau mengganggu. Pernyataan yang terlalu lugas tentang citra tubuh, daya tarik seksual, atau penampilan dapat membuat orang lain menjauh.

Jika Anda ingin memberikan pujian, pilihlah sesuatu yang lebih seimbang. Anda bisa menyebutkan senyum mereka, gaya mereka, energi dalam foto, atau bagaimana mereka menggambarkan diri mereka sendiri. Lebih baik lagi jika Anda menggabungkan pujian tersebut dengan topik pembicaraan: “Saya suka gaya Anda di foto. Sepertinya Anda lebih menyukai tempat-tempat alternatif, benarkah?”

Dengan demikian, pujian tidak mengakhiri percakapan, tetapi membuka jalan agar percakapan dapat berlanjut.

Tunjukkan minat tanpa bersikap memaksa.

Kesalahan umum adalah memulai percakapan dengan menuntut jawaban cepat, meminta media sosial, atau mencoba menjadwalkan kencan segera. Hal ini dapat menimbulkan rasa tidak nyaman, terutama ketika orang-orang belum saling mengenal.

Lakukan perlahan. Tunjukkan minat, tetapi hormati kecepatan orang lain. Tidak semua orang merespons dengan cepat, dan itu bukan berarti langsung tidak tertarik. Orang-orang memiliki pekerjaan, studi, rutinitas, dan hal-hal lain yang ingin mereka bicarakan.

Percakapan yang baik seharusnya memiliki ritme alami. Tekanan di awal biasanya merusak hubungan.

Ceritakan sesuatu tentang diri Anda.

Percakapan bukan hanya tentang mengajukan pertanyaan. Jika Anda mengajukan terlalu banyak pertanyaan, percakapan bisa terasa seperti interogasi. Oleh karena itu, bagikan juga sedikit informasi tentang diri Anda.

Jika ditanya tentang film, sebutkan genre yang Anda sukai. Jika berbicara tentang perjalanan, jelaskan secara singkat tempat yang meninggalkan kesan mendalam pada Anda. Jika membahas makanan, sebutkan hidangan favorit Anda.

Keseimbangan ini menciptakan pertukaran. Orang lain merespons, Anda berpartisipasi, dan percakapan menjadi lebih spontan.

Hindari membahas topik berat di awal.

Pada awalnya, sebaiknya hindari topik yang sangat kontroversial, intim, atau negatif. Keluhan tentang hubungan masa lalu, politik yang intens, masalah keluarga, uang, trauma, atau hal-hal yang sangat pribadi dapat memperberat percakapan sebelum kepercayaan terjalin.

Ini bukan berarti berpura-pura menjadi orang lain. Cukup pilih titik awal yang lebih ringan. Bicarakan tentang hobi, musik, film, rutinitas Anda, perjalanan, makanan, hewan peliharaan, rencana akhir pekan, atau fakta menarik.

Seiring waktu, jika hubungan tersebut berkembang, topik yang lebih mendalam mungkin akan muncul secara alami.

Hormati batasan dan isyarat.

Tidak setiap percakapan akan membuahkan hasil. Terkadang, orang tersebut hanya merespons sedikit, membutuhkan waktu terlalu lama, atau tidak menunjukkan minat. Dalam kasus-kasus ini, terlalu memaksa tidak akan membantu.

Jika percakapan tidak mengalir lancar, hargai itu. Hindari mengirim banyak pesan berturut-turut yang menuntut respons. Selain itu, jangan membuat komentar agresif atau sarkastik jika orang tersebut berhenti merespons.

Aplikasi kencan seharusnya menjadi ruang yang penuh rasa hormat. Mengetahui cara menghadapi keheningan dan penolakan adalah bagian dari pengalaman tersebut.

Berhati-hatilah dengan keselamatan.

Sekalipun percakapan dimulai dengan baik, penting untuk tetap waspada. Hindari berbagi alamat, informasi pribadi, dokumen, rutinitas harian, atau detail keuangan Anda. Waspadai permintaan uang, cerita mendesak, atau tautan mencurigakan.

Jika percakapan berlanjut ke pertemuan tatap muka, pilihlah tempat umum, beri tahu seseorang yang Anda percayai, dan pertahankan otonomi untuk pergi kapan pun Anda mau.

Contoh pesan pertama yang baik

Beberapa pesan sederhana dapat berfungsi dengan baik:

“"Sepertinya Anda suka kopi. Anda termasuk tim kopi kental atau tim kopi manis?"”

“"Foto perjalanan itu hasilnya bagus sekali. Di mana foto itu diambil?"”

“"Saya suka biodata Anda. Anda tampaknya memiliki selera humor yang bagus, yang jarang ditemukan di sini."”

“"Sepertinya kamu suka film. Film apa yang terakhir kali benar-benar layak ditonton?"”

“"Pertanyaan penting: bagi Anda, apakah hari Minggu yang sempurna adalah pergi keluar atau tinggal di rumah?"”

Pesan-pesan ini ringan, mudah ditanggapi, dan memberikan ruang untuk kesinambungan.

Kesimpulan

Memulai percakapan di aplikasi kencan tidak harus menjadi tantangan besar. Yang terpenting adalah menunjukkan perhatian, rasa hormat, dan naturalitas. Membaca profil, mengajukan pertanyaan terbuka, menghindari pesan umum, dan mempertahankan nada santai adalah tindakan yang meningkatkan peluang interaksi yang baik.

Tidak setiap percakapan akan berujung pada kencan atau hubungan, dan itu tidak apa-apa. Tujuannya adalah untuk menciptakan koneksi yang lebih tulus, tanpa tekanan atau pemaksaan keintiman. Dengan kesabaran, kesopanan, dan keaslian, aplikasi kencan dapat menjadi cara yang menarik untuk bertemu orang-orang yang cocok.

Alan B.
Alan B.https://fofissima.com.br//
Mahasiswa jurusan Komunikasi. Saat ini bekerja sebagai penulis untuk blog Fofissima, berbagi tips, berita, dan fakta menarik dengan Anda setiap hari.
ARTIKEL TERKAIT

TERKAIT